Seminar Nasional INACID, Palembang, 16-18 Mei 2014

Pengelolaan sumber daya air melalui pengelolaan irigasi dan rawa semakin lama semakin kompleks, pada awal tahun 1970-an pengelolaan sumber daya air masih memperhitungkan aspek teknis, sosial, ekonomi dan pertanian. Namun pada tahun 1990-an pengelolaan sumber daya air mulai menambahkan aspek kelembagaan, dan pada tahun 2000-an mulai mempertimbangkan aspek lingkungan, sampai isu perubahan iklim.

Indonesia merupakan penduduk dengan konsumsi beras tertinggi yaitu 139 kg/jiwa/tahun, dengan perhitungan bahwa untuk 1 kg beras membutuhkan 2500 liter air. Luas lahan pertanian di Indonesia sekarang ini ada delapan juta hektar dan luas panen setiap tahunnya mencapai 13,5 juta hektar. Penyusutan lahan mencapai 100 ribu hektar pertahun. Antisipasi kondisi ini dapat berupa optimalisasi daerah irigasi dan rawa yang sudah atau melalui pembukaan daerah irigasi dan rawa yang baru.

Diharapkan pemanfaatan lahan irigasi dan rawa di masa mendatang tidak hanya sebagai pemenuhan kebutuhan pangan nasional, namun juga mampu mensejahterakan masyarakat. Melalui kegiatan Seminar Nasional Irigasi Rawa ini diharapkan dapat diperoleh berbagai informasi dan kajian tentang aspek-aspek pengelolaan irigasi dan rawa guna meningkatkan fungsi dan produktivitas lahan dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan mengantisipasi perubahan iklim global.

Tujuan:

  • Meningkatkan peran ilmu pengetahuan dan tekno-logi dalam pengelolaan irigasi dan rawa.
  • Menyebarluaskan hasil penelitian atau pemikiran/ulasan tentang pengelolaan irigasi dan rawa dari perguruan tinggi maupun lembaga litbang kepada pemangku kepentingan (stakeholder).
  • Membuka wahana diskusi untuk memberikan alternatif solusi pemecahan masalah pengelolaan sumber daya air, perubahan kualitas lahan, pengelolaan irigasi dan rawa dan perubahan iklim global.

Tema : Strategi Pengelolaan Irigasi dan Rawa Berkelanjutan Mendukung Ketahanan Pangan Nasional dalam Perspektif Perubahan Iklim Global

Sub Tema:

  • Optimalisasi Lahan dan Air dalam Upaya Peningkatan Pemanfaatan Jaringan Irigasi dan Rawa.
  • Efektivitas O & P Infrastruktur Irigasi dan Rawa Melalui Pemberdayaan Kelembagaan dan Keterpaduan Lintas Sektor Terkait.
  • Penanggulangan Kelangkaan dan Keberlimpahan Air Melalui Teknologi Irigasi dan Drainase.
  • Pengembangan Daerah Irigasi Rawa dalam Rangka Mendukung Ketahanan Pangan dan Pengendalian Gas Rumah Kaca.